Gubernur Kaltim Tinjau Penanganan Korban Bencana Gempa Palu dan Donggala di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan

Rabu, 3 Oktober 2018
BALIKPAPAN-Gubernur Kalimantan Timur, Isran Nur setibanya dari Jakarta, di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan langsung mengunjungi pengungsi korban gempa Palu dan Donggala yang berada di Lantai 4 keberangkatan, Rabu (3/10/2018).
Foto: Isran Noor bersama Farid Indra.(dok/jb) 
Kunjungan Isran Nur untuk melihat kondisi korban yang selamat serta memastikan pengungsi diberikan pelayanan yang layak.

"Kami secara pribadi dan mewakili masayarakat Kalimantan Timur sangat ikut merasakan kedukaan. Mudah-mudahan masyarakat yang terkena musibah dapat diberikan kesabaran dan ketabahan," ungkapnya.

"Untuk yang membantu masyarakat yang terkena musibah saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih utamanya PT Angkasa Pura I (Persero) telah memfasilitasi para pengungsi korban bencana gempa," jelas Isran.

Korban bencana gempa yang telah di evakuasi menggunakan pesawat menuju Balikpapan telah diberikan fasilitas oleh PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan.
Foto: Isran Noor salami korban gempa Palu.(dok/jb)
"Kami melihat kondisi saat ini di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan timnya telah bekerja dengan baik dengan melayani masyarakat  hingga memberikan alternatif penerbangan menuju ketempat tujuan masing-masing," ujar Isran.

Menurut data korban bencana gempa yang  datang di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan hari ini sebanyak 253 orang dan sebagian telah berangkat bertemu keluarganya. Serta sisanya menginap untuk penerbangan esok harinya.

Dalam hal ini Farid Indra Nugraha, General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan mengungkapkan, para korban yang telah di data.

"Kami membantu untuk mempertemukan dengan keluarganya. Selain itu, kami juga mencarikan solusi dengan bekerjasama dengan _Airlines_ agar tiket untuk berangkat bisa dicarikan sesuai jadwal," bebernya.
Foto: Isran Noor Gubernur Kaltim.(dok/jb)
"Sedangkan bagi pengungsi yang belum mendapatkan tiket tujuan akhir disedikan tempat untuk beristrahat. Dengan fasilitas kasur tidur gulung, perlengkapan mandi, makan dan minum" ujarnya.

"Bagi korban yang masih butuh perawatan kesehatan. Kami telah bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk memberikan pelayanan medis," tambah Farid.

Sebagai informasi pengoperasian Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan yang sebelumnya jam 06.00 sampai 24.00 Wita, diperpanjang menjadi 24 jam dan Runway Capacity Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan sebanyak 18 yakni 14 untuk penerbangan regular, 4 Irregular sehingga 4 slot bisa digunakan untuk penerbangan bantuan di Palu.
Rilis: Communication SAMS Sepinggan Balikpapan Airport
Editor: A. Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website