Lima Fraksi Setuju APBD-P tahun 2018

Senin, 1 Oktober 2018
BALIKPAPAN-DPRD Balikpapan gelar Paripurna pandangan akhir fraksi-fraksi terhadap rancangan APBD-P tahun 2018, di ruang Rapat Paripurna DPRD Balikpapan, Senin (1/10/2018).

Usai pandangan akhir fraksi-fraksi atas rancangan APBD-P tahun 2018, dilanjutkan penandatangan Berita Acara kesepakatan bersama, rancangan perubahan APBD 2018, dihadiri 35 anggota DPRD Balikpapan.
Foto: Penandatangan Nota APBD-P 2018.(ay/jb)
Turut hadir, Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Ketua DPRD Balikpapan Abdollah, Wakil-wakil Ketua, Thohari Azis, Syarifuddin Oddang dan Sabaruddin.

Memulai pandangan akhir fraksi-fraksi atas rancangan APBD 2018, dari Partai Golkar Syafruddin Side, menyampaikan, mendukung kebijakan rasionalisasi pembangunan Balikpapan namun, diperlukan maksimalisasi serapan. 

Termasuk penanganan banjir, perlu mendapat perhatian serius untuk segera dilakukan penanganan. Selain itu, fraksi Golkar juga meminta peningkatan infrastruktur pendidikan. 

Sementara dari fraksi PDI Perjuangan disampaikan Budiono, bahwa dengan peningkatan PAD Balikpapan perlu diapreasiasi. Namun diupayakan dengan sistem online dapat terealisasi ditahun 2019, untuk perbaikan sistim pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel.

Adapun fraksi Gerindra disampaikan Abdul Jabbar, penambahan anggaran KONI Balikpapan sesuai dengan perolehan prestasi.

Berikut pandangan akhir Partai Hanura disampaikan, Simon Sulean memaparkan perlunya peningkatan PAD dengan memaksimalkan pemanfaraan anggaran dengan skala prioritas.

Demikian juga disampaikan Rustam dari fraksi Partai Demokrat, menilai perlunya penanganan hutan kota dan perlu dilakukan reinventarisasi hutan kota.

Memasuki musim kemarau, agar pemkot Balikpapan segera melakukan realisasi penanggulangan banjir. 

Fraksi Demokrat juga menilai adanya penurunan kualitas kebersihan kota Balikpapan. Maka perlu melakukan peremajaan angkutan sampah mulai truk, gerobak hingga bak sampah perlu dibenahi.

Fraksi PKS dan fraksi Nasdem, dalam pandangan akhirnya terhadapa APBD-P 2018, menyampaikan pemkot Balikpapan perlu melakukan koordinasi dengan berbagai forum OPD mengenai situasi Kota saat ini.

Adapun APBD sebelumnya ditetapkan Rp.2.2 triliun setelah dilakukan perubahan sebesar Rp.1.1 miliar lebih, dan defisit sebanyak Rp.179 miliar lebih.
Penulis/Editor: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website