Bawaslu Balikpapan, Gelar Koordinasi, Pengawas Kelurahan

Sabtu, 17 Nopember 2018
BALIKPAPAN-Untuk meningkatkan pemahaman masalah kepengawasan Pemilu, Bawaslu kota Balikpapan telah melakukan rapat koordinasi pengawasan bersama pengawas Kelurahan dan Kecamatan se-Balikpapan, di Menara Bahterah, Jumat (16/11/2018).
Foto: Rapat koordinasi Bawaslu.(fian/jb)
Sedikitnya, 34 pengawas tingkat Kelurahan ikut dalam rapat koordinasi ini.

Lima Komisioner Bawaslu kota Balikpapan, turut serta menyamapaikan materi dalam rapat koordinasi tersebut.

Komisioner yang hadir yakni, Agustan, Ahmadi Azis Koordinator Divisi Humas dan Sosialisasi,  Dedy Ira Divisi Penyelesaian Sengketa, Faridah Asmaulana Koordinator Divisi SDM, Topan Mustoa Hamzah Koordinator Divisi Pengawasan dan H. Surya Atmaja Koordinator Bagian Umum. 

Ketua Bawaslu kota Balikpapan mengatakan, tugas pengawas pemilu tahun 2019 ini cukup berat karena pemilu ini pelaksanaannya digabung menjadi satu. Yaitu, pemilu legislatif dan pemilu Presiden dan wakil presiden.

Oleh karena itu, dirinya berharap agar Pengawas Pemilu Kelurahan ditugaskan di masing-masing Kelurahan agar bekerja secara maksimal

"Melakukan pengawasan diantaranya, penyelenggara pemilu, peserta pemilu, dan masyarakat," kata Ahmadi.

"Tujuan rapat koordinasi ini dilakukan agar Semua pengawas Kelurahan didalam menjalankan tugasnya nanti sesuai dengan atu yang ada di Perbawaslu dan PKPU," jelasnya.

Sementara itu Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Dedy Irawan menyampaikan, agar seluruh pengawas kelurahan agar didalam melakukan pengawasannya harus tahu mainnnya. 

"Sebagai pengawas kalau tidak menguasai aturan hukumnya maka akan berat didalam menjalankan tugasnya nanti," kata Dedy.

Mengenai pengawasannya ini bukan hanya tugas pengawas kelurahan saja. Tetapi, masyarakat diminta juga sebagai pengawasan partisipatifnya, pesta demokrasi pemilu ini harus benar-benar dinikmati seluruh masyarakat.

Karena itu, masyaraakat juga ikut membantu untuk mengawasi pesta demokrasi ini.
Foto: Koordinasi Pengawas Kelurahan.(fian/jb)
Dinilai Paling rawan pemilu saat ini disaat kampanye. Masa tenang dan perhitungan suara.

Sedangkan Koordinator Divisi Humas dan Sosialisasi meminta, agar seluruh pengawas kelurahan dalam menjalankan tugasnya supaya tetap menjaga kesehatan karena pemilu kali ini dibutuhkan kemampuan maksimal.

Khususnya, mengenai pengawasan APK (alat peraga kampanye) Ahmadi berharap, kepada Pengawas Kelurahan agar APK yang ada di pohon, dan tiang listrik supaya ditertibkan. Karena ini tidak sesuai dengan Perwali nomor 6 tahun 2013.

Penulis: Alfian
Editor: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website