BPK Gelar Worshop Media, Pembangunan Desa

Jumat, 16 Nopember 2018
BALIKPAPAN-Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kaltim, gelar Worahop Media. Guna mendorong pembangunan di pedesaan, di Hotel Tiga Mustika Balikpapan, Kamis (15/11/2018).
Foto: Worshop Media bersama BPK Kaltim.(yani/jb)
BPK bersama pemerintah kabupaten/ kota dan media massa, secara sinergi mendorong pembangunan Desa. Dengan harapan, pembangunan dan ekonomi pedesaan dapt berkembang dan berjalan secara makskmal.

Perwakilan BPK Kaltim Cornelius mengatakan, pemanfaatan keuangan Desa harus dilakukan pelaporan secara akuntabel.

Menurutnya, pengelolaan keuangan Desa harus sesuai pemanfaatan dan peruntukannya. Dengan tata kelola keuangan yang baik. Dana Desa dapat bermanfaat bagi masyarakat.

"Dengan begitu, dapat mensejahterakan ekonomi masyarakat pedesaan," ungkapnya.

Senada disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Jauhar Effedi, sedikitnya 74 ribu lebih Desa se-Indonesia saat ini, mendapatkan perhatian serius bagi pemerintah, melalui anggaran Desa.

"Untuk Kaltim sendiri telah memiliki beberapa Desa, berprestasi. Salah satunya Desa Loa Duri, Kutai Kartanegara," ungkapnya.
Foto: Jauhar Effendi.(yani/jb)
Menurutnya, dengan perangkar Desa yang aktif dan kreatif Desa Loa Duri dapat mengelola keuangannya dengan baik. Bahkan, masyarakat Desa Loa Duri saat ini terus mengembangkan usahanya, demi peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Meski demikian, beberapa kendala juga dihadapi bagi perangkat Desa disaat melakukan program pedesaan. Adanya kegiatan Desa tidak sejalan dengan pembangunan Kabupaten. 

Sebagaimana disampaikan Kepala Desa Loa Duri, Jufri Arsyad. Menurutnya, terkadang kendala dihadapi, seperti masalah pembangunan infrastruktur.

"Beberapa potensi kami miliki belum dapat terkelola dengan baik. Dikarenakan akses jalan belum terhubung dengan potensi, kami miliki," ungkapnya.

"Akses jalan menjadi salah satu kendala untuk mengembangkan potensi wisata kamk miliki. Akses jalan mestinya dibangun pemkab, namun belum mendapatkan kesepahaman," katanya.

Meski demikian, pihaknya telah mengembangkan usaha Desa melalui anggaran Desa. Berbagai usaha kerajinan saat ini telah berjalan dengan baik. Seperti, pembuatan tas, map dari limbah. Termasuk usaha amplang dari ikan tawar.

Baik BPK, DPMD Kaltim sepakat perlunya kesinambungan pembangunan Desa. Adapun media massa ikut mendorong pembangunan Desa melalui penyebaran informasi ke masyarakat secara luas.

Selain kegiatan ini dihadiri, BPK dan DPMD Kaltim, turut serta Humas Pemkot Balikpapan Sutadi, Ketua PWI Perwakilan Kaltim Sumarsono dan para awak media di Balikpapan.
Penulis: Edy
Editor: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website