Ketua Adat Dayak Mahulu, Hadiahi Pangdam VI/Mlw Topi dan Kalung, Adat Kenyah

Senin, 5 Nopember 2018
BALIKPAPAN-Didampingi sejumlah pejabat teras Kodam VI/Mlw, Pangdam VI/Mlw yang juga menjabat Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Kodam VI/Mlw  Mayjen TNI Subiyanto meninjau patok perbatasan serta pos-pos perbatasan Indonesia Malaysia,  Senin (5/11/2018).

Kedatangan Pangdam VI/Mlw dan rombongan diterima  oleh Dansatgas Pamtas Yonif 144/JY dan Jajar Kehormatan oleh Regu Jaga Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 144/JY dimpin oleh Serda Risal.
Foto: Mayjen TNI Subiyanto
Bersama Ketua Adat Dayak Mahulu
Dihadapan para personil satgas pamtas Yonif 144/Jaya Yudha, berjumlah 111 orang, Pangdam mengapresiasi terhadap barisan tentara cilik yang menjadi binaan Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 144/JY. 

Tentunya jiwa para tentara cilik yang merupakan  warga asli suku Kalimantan tersebut sudah tertanan jiwa nasionalis yang kuat.

"Bangga menjadi warna negara indonesia, walaupun mereka tinggal perbatasan yang jauh dari keramaian,” kata Pangdam.

Untuk pos-pos yang baru dibangun, segera mungkin dan secepat mungkin diisi personil setelah kunjungan Pangkoops  hari ini. 

"Karena bagaimana pun kerawanan perbatasan sangat mungkin terjadi mengingat banyak jalan tikus yang tersebar di sepanjang perbatasan yang rawan terjadi pelanggaran lintas batas," ungkap Subiyanto.

Masih dalam pengarahan, agar para anggota satgas pamtas Yonif 144/jaya Yudha merawat barak-barak/mes  yang  mereka tinggali mengingat barak-barak tersebut  merupakan pinjaman dari perusahaan kayu PT. Somalindo. 

"Mengingat pentingnya pos perbatasan untuk menjaga kedaulatan NKRI, Negara merencanakan Pembangunan Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 144/JY yang modern dilengkapi sarana dan prasarana lengkap termasuk olahraga,” tegas Pangdam.  

Hindari sekecil apapun jenis pelanggaran, sesering mungkin menghubungi keluarga yang ada di Kota Bengkulu bagi yang sudah keluarga dan orang tua yang masih bujangan itu pesan khusus Pangdam  di hadapan 111 anggota satgas Pamtas Yonif 144/Jy.

Maraknya berita Hoax di media sosial, Pangdam juga menitipkan pesan kepada prajurit dan Dansatgas agar mengawasi dan mengingatkan lagi. Jangan ada prajurit menyebarkan berita ataupun komentar di medsos yang dapat menyebabkan kerugian bagi TNI dan diri sendiri.

"Karena komentar dan berita hoax menjelang pilpres ini meningkat tajam. “ Kata Pangdam.

Para prajurit Yonif 144/Jy duga dituntut menunjung tinggi adat istiadat setempat,karena bagaimana pun keberadaan warga setempat adalah saudara terdekat saat ini yang dimiliki oleh para prajurit satgas pamtas Yonif 144/Jy. 

Bagaimana pun juga mereka warga setempat nanti yang akan banyak membantu keberhasilan tugas yang diemban para prajurit 144/Jy.

Sebelum meningalkan Pos Kotis Yonif 144/Jy Pangdam memberikan bingkisan kepada Dansatgas Pamtas Yonif 144/JY. 

Tak  ketinggalan Kepala Adat Besar Kab. Mahulu memberikan hadiah  topi serta kalung adat Dayak Kenyah kepada Pangkoops Dam VI/Mlw yang juga Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto.

Rombongan yang turut mendampingi Pangdam meninjau pos kotis satgas Pamtas Yonif 144/Jy adalah Asops Kasdam VI/Mlw Kolonel Inf Rudi Saladin,  Aster Kasdam VI/Mlw Kol Inf Heri Setya Kusdiantana, Wakazidam VI/Mlw Letkol Czi Slamet,  Sekda Kab. Mahulu Drs. Afun dan Kadis Hub Kab. Mahulu Toni Imang, M.Si

Selesai memberikan pengarahan Pangdam dan rombongan mengecek  Patok perbatasan  di patok U 444  dilanjutkan meninjau Pos Sungai Cini, Pos Merutai, Pos Persinggahan, Pos Lasantuyan dan Pos Danumbayong. 
(Pendam VI/Mlw).
Rilis: Pendam VI/Mlw
Editor: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website