Pihak Pertamina Tidak Beri Solusi Kelangkaan Solar di Balikpapan

Sabtu, 8 Desember 2018
BALIKPAPAN-Kelangkaan BBM jenis solar di Balikpapan, masih dirasakan para sopir truck. Sudah dua bulan ini, kelangkaan solar belum dapat teratasi. Membuat pihak sopir geram melihat kondisi ini.
Foto: Antrian panjang truck di SPBU Kampung Baru.(ay/jb)
Tidak hanya itu, pihak asosiasi pengusaha trucking juga sangat khawatir kondisi ini bisa terjadi dan berlarut-larut. Pihak Pertamina seakan melakukan pembiaran. 

Ketua asosiasi trucking dan logistik Balikpapan, Saifuddin sebelumnya mengeluhkan keadaan kelangkaan BBM ini. Kondisi ini membuat pengusaha trucking mengalami kerugian.

"Mestinya pihak pertamina sebagai regulator harus memberikan solusi mengenai kondisi kelangkaan solar saat ini. Tidak melimpahkan tanggung jawab ke distributor atau agen saja," ungkapnya.

Menurutnya, pihak pertamina jangan menutup mata, dan melakukan pembiaran. Hampir semua tempat pengisian BBM solar mengalamj antrian panjang dan harus menunggu antrian selama 24 jam. 

Kondisi ini, sangat merugikan para sopir dan pemilik barang khususnya, di pelabuhan.

Tidak hanya itu, akibat kelangkaan solar ini juga berdampak pada komunitas kapal speed boad wilayah kampung baru.

Seorang sopir Udin menuturkan, kelangkaan solar menyulitkan kita untuk melakukan bongkar muat di pelabuhan.

"Kami juga sangat dirugikan, mestinya kami harus muat lima kali. Saat ini paling kami bisanya muat dua kali saja," ujarnya.

Ia berharap, pihak pertamina harus buka mata. Jangan melakukan pembiaran. Seakan tidak mau tahu, kondisi ini, sangat menyengsarakan sopir angkutan.

Sebelumnya, media ini melakukan konfirmasi ke pihak pertamina namun, hingga saat ini, pihak pertamina belum memberikan jawaban resminya.

Penulis: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website