Pupuk Kaltim Raih The Best Indonesia Green Award 2019

Kamis, 28 Maret 2019
Bontang-Pupuk Kaltim kembali meraih The Best Indonesia Green Award (IGA) 2019, apresiasi The La
Tofi Institute of CSR terhadap komitmen Perusahaan dalam menjalankan aktivitas industri
berbasis lingkungan dan efisiensi energi.
Penghargaan diserahkan Direktur Jenderal (Dirjen) 
Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan (KLHK)  Karliansyah,  kepada General Manager Teknologi  Pupuk  Kaltim M. Arief
Rusdi, di Ballroom Aryaduta Hotel Jakarta, Rabu (27/03/2019) malam.

Predikat  terbaik  ini diikuti 8 penghargaan lainnya,  terdiri dari 7 kategori inovasi dalam penyelamatan lingkungan. Serta penghargaan Eksekutif Milenium kepada Direktur SDM dan Umum Pupuk  Kaltim Meizar Effendi, atas gagasan Menghadirkan Kehidupan Lebih Baik  di  Kampung Pesisir Malahing.

Tujuh kategori inovasi tersebut  diantaranya penanganan sampah plastik melalui program
Pupuk  Kaltim Say Noto Plastic Pollution, penyelamatan sumber daya air dengan program
Mengurangi  Losses Air Akibat  Overflow Menggunakan Variabel Speed Drive,  rekayasa
teknologi  dalam menghemat  energi  pada program Jangan Takut  Mati Lampu, serta engembangkan keanekaragaman hayati dengan judul program Berakhirnya Masa Kelam Sang Primadona Kaltim; CoelogynePandurata.

Selanjutnya, mempelopori pencegahan polusi
melalui Pemasangan Seal Labyrinth Deflector sebagai inovasi pengurangan limbah B3 oli bekas,  mengembangkan pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat, serta mengembangkan rekayasa teknologi energi baru dan terbarukan.

“Penghargaan ini kebanggan bagi Pupuk Kaltim, sekaligus pemicu untuk terus meningkatkan
inovasi pengelolaan industri hijau, dengan lebih memperhatikan aspek  lingkungan di
dalamnya,”  ujar  Arief  Rusdi.
Menurutnya,  pengelolaan lingkungan pada berbagai aspek menjadi  perhatian serius Pupuk  Kaltim,  didukung  kesadaran penuh seluruh insan
Perusahaan.

Ia menambahkan, berbagai inovasi yang digagas pun wujud komitmen Pupuk Kaltim mendorong 
terciptanya stabilitas lingkungan yang lebih baik, dengan menekan pencemaran dan dampak
aktivitas industri se-maksimal mungkin.

Begitu pula generasi milenial Pupuk Kaltim,  diharap  Arief  Rusdi  semakin berperan dalam penyelamatan lingkungan, baik  melalui gagasan dan pengembangan inovasi,  maupun aksi yang  lebih signifikan. 

Apalagi  dengan diraihnya Proper Nasional peringkat  emas dua kali berturut, menjadi dorongan bagi insan Pupuk Kaltim untuk lebih peduli terhadap lingkungan
dan masyarakat  sekitar Perusahaan. 

"Hal ini hendaknya bisa menjadi  perhatian generasi
milenial Pupuk  Kaltim untuk  mencapai prestasi yang  lebih tinggi. Sehingga Pupuk  Kaltim
menjadi world classcompany yang tetap mengutamakan kelestarian lingkungan,” harap Arif 
Rusdi.

Sementara, Kepala The La Tofi Institute of CSR La Tofi, mengatakan, Indonesia Green Award merupakan
apresiasi bagi perusahaan yang aktif melaksanakan kepedulian sosial dan lingkungan secara berkesinambungan melalui berbagai aksi nyata. 

Tahun ini ada 130 perusahaan se-Indonesia yang berpartisipasi, dengan mayoritas inovasi menekan tingkat pencemaran sampah plastik  baik di darat maupun perairan.

"Langkah dan inovasi yang digagas sangat tepat, apalagi  sampah plastik merupakan ancaman terbesar bagi keberlangsungan ekosistem," kata La Tofi.

"Kepedulian inilah yang diharap dari Perusahaan, untuk bersama menekan pencemaran sampah plastik
melalui berbagai upaya,” tandasnya.

Rilis: Departemen Hubungan Masyarakat PKT
Editor: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website