DPRD Balikpapan, Ajukan Raperda Pengendalian Penebangan Pohon, Sebagai Inisiatif Dewan

Rabu, 10 April 2019
BALIKPAPAN-Selain Raperda tentang sistem online pajak yang diusulkan sebagai Raperda inisiatif dewan. DPRD Balikpapan juga mengajukan Raperda pengendalian penebangan pohon, sebagai inisiatif dewan.

Kedua Raperda tersebut, disampaikan dalam rapat paripurna melalui penyampaian nota penjelasan DPRD Balikpapan, tentang Raperda sistem online pajak dan Raperda penertiban penebangan pohon. Di ruang rapat paripurna DPRD Gedung DPRD Balikpapan, Rabu (10/04/2019).

Ida Prahastuty selaku Ketua Badan Pembentukan Perda (BAPEMPERDA) DPRD Balikpapan, menyampaikan, Raperda penertiban penebangan pohon dihadapan Wakil Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud dan Pimpinan Sidang Syarifuddin Oddang. Dihadiri 23 anggota DPRD Balikpapan dan sejumlah OPD di lingkungan pemkot Balikpapan.

Ida Prahastuty menyampaikan, peningkatan infrastruktur Balikpapan terkadang pemanfaatan taman dijadikan fungsi lain, berdampak pada penebangan pohon.

Maka diperlukan kesimbangan sistem berlanjutan
Sehingga, diperlukan sinergitas, guna mendukung ekosistem dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyapaikan, titik berat pembangunan berkelanjutan melalui, pembangunan berwawasan lingkungan. Maka diperlukan pengendalian polusi udara.

Demi terciptanya, udara yang sehat diperlukan pengendalian penebangan pohon. Termasuk menambah tanaman baru, serta menjaga pohon yang ada saat ini.

Dengan Raperda penertiban penebangan pohon nantinya, akan diatur oleh pemkot Balikpapan, melalui pemberian izin, bilamana ingin dilakukan penebangan ga. Termasuk larangan menempel spanduk dan apapun pada pohon.

Mengingat pemeliharaan pohon cukup besar, shingga diperlukan payung hukum yang mengikat aturan demi terciptanya lingkungan sehat dan pembangunan yang berkelanjutan.

Demikian juga disampaikan pimpinan sidang selalu Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Syarifuddin Oddang. Ia mengatakan, yang mendasari Raperda penertiban penebangan pohon dikarenakan perkembangan kota semakin pesat.
Poto: Syarifuddin Oddang (ay/jb) 
Sementara, lahan terbuka hijau sangat terbatas. Bahkan lahan terbuka hijau atau taman dialih fungsikan. Maka perda ini nanti akan mengatur agar ruang terbuka hijau, pohon-pohon rapat terjaga dengan baik.

"Termasuk, pihak pengembang perumahan harus tunduk terhadap Perda ini nantinya," ungkap Oddang.

Sementara, Wakil Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud mengatakan, Perda ini akan menertibkan masyarakat Balikpapan untuk menebang pohon.

"Ini juga akan mendisiplinkan masyarakat, untuk menjaga dan merawat pohon, demi terciptanya udara kota yang baik," ungkap Rahmad.

Penulis: Ahmad Yani
Editor:  Redaksi

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website