FGD Tentang, Ketahanan Keluarga, Upaya Pencegahan Prilaku Pelecehan Seksual Berlangsung di Ruang Paripurna

Kamis, 16 Mei 2019
BALIKPAPAN-Kelanjutan FGD (Forum Group Discussion) DPRD Balikpapan, kembali digelar di Ruang Rapat Paripurna, Gedung DPRD Balikpapan, Kamis (15/05/2019).
FGD kali ini membahas, mengenai Kajian Akademik tentang, Ketahanan Keluarga, sebagai Upaya pencegahan prilaku pelecehan seksual.

Selaku Narasumber dari Universitas Brawijaya, DR. Irwan Nur, MA dalam pemaparannya, prilaku pelecehan seksual disetiap daerah atau kota menjadi masalah.

"Sehingga, masalah ini dinilai perlu dituangkan dalam aturan, agar penekanan pelecehan seksual, tidak menjadi masalah besar bagi pemkot," paparanya.

Usai acara FGD, Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Mieke Henny menyampaikan pembahasan pelecehan seksual, akan menjadi sebuah aturan di Balikpapan.

Adapun, yang mempengaruhi terjadinya pelecehan seksual. Diantaranya, dampak psikis dan lemahnya pola asuh, dalam keluarga.

"Adapun sasaran aturan, untuk menekan dan melindungi, masyarakat dan keluarga," ungkapnya.

"Termasuk mengurangi angka kejahatan dan celah-celah terjadinya, pelecehan seksual," tutur Mieke.

Mieke menambahkan, faktor terjadinya pelecehan seksual dikarenakan, adanya cela. Seperti, infrastruktur kota, mall, bandar udara dan pelabuhan yang memudahlan dropping, warga luar masuk ke Balikpapan.

"Dari hasil tinjauan kami, di lapangan. Pelecehan seksual dan kejahatan keluarga terjadi kebanyakan warga dari luar, bukan warga Balikpapan," tandas Mieke Heny.

Penulis: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website