Penggunaan Dana DAK Perlu Pengawasan Ekstra

Kamis, 30 Mei 2019
BALIKPAPAN-Terkait adanya Beberapa instansi pemkot Balikpapan, menggunakan anggaran DAK (Dana Alokasi Khusus) ditahun 2019 ini. DPRD Balikpapan melalui Wakil Ketua DPRD Sabaruddin Panrecalle, berharap agar penggunaan DAK dapat diawasi secara ketat.
Sabaruddin Panrecalle
Wakil Ketua DPRD Balikpapan
Ia juga, mengapresiasi pemkot Balikpapan, mendapatkan dana DAK dari pemerintah pusat. Dari jumlah anggaranpun, cukup besar.

Menurutnya, penggunaan dana DAK yang baik, akan memberikan dampak positif bagi pemkot Balikpapan. Namun, disaat anggaran tidak dapat digunakan secara maksimal akan menjadi beban anggaran pemkot ditahun berikutnya.

"Setidaknya, proses penggunaan DAK harus sesuai dengan petunjuk teknisnya. Mulai proses lelang, pemenang lelang hingga pekerjaan harus dilaksanakan secara benar," ungkapnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/05/2019).

"Jangan sampai, ada pihak kontraktor yang mencoba main-main. Jika memang kontraktor tidak kapabel jangan dipakai, daripada menyusahkan dikemudian hari," tegasnya.

Sabaruddin menegaskan, untuk tahun ini Disdikbud mendapatkan DAK sebesar Rp. 23.5 miliar. Maka perlu dilakukan pengawasan semua pihak, bukan hanya dewan saja. Melainkan, masyarakat umum juga dapat mengawasi pembangunan ditiap-tiap sekolah yang menggunakan anggaran tersebut.

Ia juga, mendorong Komisi IV DPRD Balikpapan sebagai mitra Disdikbud, untuk tetap melakukan pengawasan dan sidak di Lapangan agar, pengawasan berjalan dengan baik.

"Sehingga, daya serap anggaran dapat digunakan dengan maksimal," pungkas Sabaruddin.

Penulis: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website