Pentingnya Pembentukan Karakter Anak, dan Pendidikan Keagamaan Dalam Ekstrakulikuler

Kamis, 16 Mei 2019
BALIKPAPAN-Kelanjutan FGD (focus group discussion) DPRD Balikpapan, berlangsung di Hotel Novotel, Kamis (16/05/2019).

FGD ini, diikuti forkopimda (forum komunikasi pimpinan daerah), instansi terkait termasuk Kadisdikbud Balikpapan, Muhaimin.

Melalui pemaparan disampaikan, DR. Ainul Hayat, tentang pentingnya "Peran Pendidikan Keagamaan Ekstrakulikuler Dalam Pembentukan Karakter Anak Didik" merupakan kerjasama DPRD Balikpapan bersama Research Centre for Conflict and Policy FIA UB.

Dari hasil diskusi, yang berkembang, masalah kekurangan guru atau tenaga pengajar, menjadi permasalahan yang menarik, dan menjadi fokus pembahasan.

Sebagaimana disampaikan Kadisdik Balikpapan Muhaimin. Ia menjelaskan, pembentukan karakter, di sekolah-sekolah. Saat ini sudah dijalankan, setiap pengajar khususnya, di Balikpapan.

"Kegiatan keagamaan, dan pembentukan karakter, khusus di Balikpapan telah dijalankan. Bila hasil kajian, pendidikan keagamaan dan karakter akan dimasukan dalam kurikulum. Pastinya, akan menambah beban belajar bagi anak didik," ungkap Muhaimin.

Menurutnya, banyaknya buku dibawa anak sekolah setiap hari, sesuai kualifikasi kurikulum, anak didik sudah merasa beban. Jika pembentukan karakter akan dimasukan dalam kurikulum. Akan menjadi beban bagi anak didik.

Sementara Ainul Hayat menilai, berbagai permasalahan dalam dunia pendidikan, seharusnya dilakukan sesuai dengan keimanan dan ibadah.

"Kekurangan guru dan kesejahteraan guru, masih menjadi masalah penting dalam dunia pendidikan. Namun, apabila bekerja sebagai ibadah, akan mendapatkan solusi dari segala permasalahan," jelas dosen Universitas Brawijaya ini.

Penulis: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website