Thohari Azis, Jangan Sampai DAK Rp23,5 Miliar Jadi Beban Pemkot Balikpapan

Selasa, 07 Mei 2019
BALIKPAPAN-Menyusul dikucurkanya Dana Alokasi Khusus (DAK) Disdikbud kota Balikpapan, sebesar Rp 23,5 miliar, dari pemerintah pusat. Dinilai fantastik oleh DPRD Balikpapan. Hal ini terungkap saat hearing (rapat dengar pendapat) Disdikbud bersama Komisi IV DPRD Balikpapan, Selasa (07/05/2019).
Thohari Azis
Wakil Ketua DPRD Balikpapan. (ay/jb) 
Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Thohari Azis menyampaikan, Disdikbud dan pemkot Balikpapan patut diapresiasi mendapatkan DAK cukup besar.

"Jangan sampai, DAK ini akan membebani APBD kota. Pasalnya, anggaran DAK ini harus dihabiskan ditahun anggaran ini, sesuai peruntukannya," ungkap Thohari.

Menurutnya, anggaran besar ini, akan menjadi beban pemerintah jika daya serapnya tidak tercapai, dan anggaran akan dikembalikan.

"Tentu hal ini juga, diperlukan pengawasan dan peruntukannya secara benar dan maksimal," tegas Wakil Ketua DPRD Balikpapan dari Fraksi PDIP ini.

Meski, dalam pelaksanaan tehnisnya, Kadisdikbud Balikpapan, menyerahkan ke-masing-masing sekolah, melalui P2S (Panitia Pembangunan Sekolah) selaku pelaksana tehnis. Dengan cara, lelang, swakelola dan e-katalog.

Thohari menambahkan, pihak sekolah tidak memainkan anggaran ini. Dalam artian, pengerjaan di lapangan harus sesuai dengan peruntukannya.

Ia menegaskan, anggaran yang begitu besar, tidak mudah pengelolaannya. Meski, Kadisdikbud Balikpapan, telah menyampaikan semua pihak agar melakukan pengawasan dalam penggunaan anggaran DAK tersebut.

Perlu diketahui, bantuan DAK dari pemerintah pusat, sebesar Rp 23,5 miliar terbagi, Rp 19,5 miliar dikerjakan secara swakelola, Rp 2,5 miliar melalui e-katalog dan Rp 615,7 juta lewat lelang. Dana ini akan tersebar disejumlah sekolah SDN dan SMP Negeri se-Balikpapan.

Penulis: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website