DPRD Kendari Belajar Ketenagakerjaan, di Kota Balikpapan

Rabu, 03 Juli 2019
BALIKPAPAN-Kunjungan Kerja (kunker) Komisi I DPRD kota Kendari, diterima Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, H. Syahruddin Side, di kantor DPRD Balikpapan, Rabu (03/07/2109).
Kunker DPRD Kota Kendari dengan
DPRD Kota Balikpapan. 
Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Syahruddin Side didampingi Dinas Ketenagakerjaan Balikpapan. Ia menyampaikan, penyaluran tenaga kerja di Balikpapan memiliki aplikasi di Disnaker Balikpapan. Baik mereka pencari kerja maupun, yang sudah kerja masuk dalam rekap aplikasi Disnaker Balikpapan.

Kabid. Penempatan dan Perluasan Kerja Disnaker Balikpapan, Rosdianah menyampaikan penyaluran tenaga kerja lokal Balikpapan melalui Disnaker, dinilai berjalan baik saat ini.

"Kami melakukan Koordinasi dengan pihak terkait perusahaan lokal, agar informasi lowongan kerja dapat tersampaikan ke pencari kerja (pencaker, red)," kata Rosdianah.

Sebelumnya, Sekretaris Disnaker Balikpapan Djonaziansjah mengatakan, Balikpapan setiap Tahunya melaksanakan job affair, bekerjasama dengan perusahaan lokal dan luar, salah satu cara penyaluran tenaga kerja.

"Kami juga memiliki data base bagi pencaker dan tenaga kerja. Sehingga, monitoring dapat dilakukan setiap saat," ungkapnya.

Ia menilai, Balikpapan sebagai kota jasa, memiliki daya tarik tersendiri bagi pencaker. Tidak dipungkiri setiap tahunnya pencaker di Balikpapan, selalu mengalami peningkatan.
Laode Lama Wonti
Anggota Komisi I DPRD Kendari
Sementara Anggota Komisi I DPRD Kendari, Laode Lama Wonti menyampaikan, maksudnya dalam kunker ke Balikpapan ini. Ingin mempelajari penyaluran tenaga kerja, termasuk Penataan tenaga kerja di Balikpapan.

Pihaknya, memberi apresiasi DPRD Balikpapan, dan pemkot Balikpapan, mengalami perkembanganya pesat. Ia menyadari bahwa kota Kendari, memerlukan tata kelola penyaluran tenaga kerja yang terkoordinasi.

"Dengan tujuan, penyaluran tenaga kerja dapat tersalurkan dengan baik. Demikian juga pendataanya agar kedepan pemkot Kendari juga akan melakukan hal yang sama dengan Balikpapan," ungkap Laode.

"Sementara pencaker di kota Kendari saat ini mencapai 20.000, maka diperlukan peningkatan kapasitas daerah sebagai kota jasa," jelasnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Mufosah Hayati Kabid. Pelatihan dan Prosuktivitas Disnaker Balikpapan, Bobby Adrian Sabaran, SE
Kasubag Humas dan Protololer Sekretariat DPRD Kendari.

Penulis: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website