PAD Balikpapan Tahun 2019, Turun 21 Miliar

Senin, 05 Agustus 2019
BALIKPAPAN-Semula PAD (pendapatan asli daerah)  2019 ditargetkan Rp710 miliar direvisi menjadi Rp688 miliar, mengalami penurunan hingga Rp21 miliar atau 3,04 peesen. Hal ini terungkap dalam rapat paripurna DPRD Balikpapan, agenda penyampaian nota penjelasan atas RAPBD-P Kota Balikpapan tahun 2019, di ruangan rapat paripurna gedung DPRD Balikpapan, Senin (05/08/2019).
Ket. Poto: Abdollah Ketua DPRD Balikpapan
Meski demikian, usai rapat paripurna Ketua DPRD Balikpapan, Abdollah menyampaikan rasa optimisnya, bahwa PAD 2019 dapat tercapai hingga Rp710 miliar. 

Dikatakanya,  adanya pencapaian PAD ditahun 2018 lalu, tanpa dioengaruhi usulan revisi pajak daerah dab retribusi daerah. 
Rasa optimis ini dikarenakan sisa waktu 5 bulan kedepan, Dispenda dan OPD dapat meningkatkan kinerjanya dalam pencapaian target tersebut. 
Abdollah menegaskan, upah bayar yang akan didapatkan pemkot bilamana target PAD 2019 dapat tercapai. Sehingga, Dispenda dan instansi lainnya, harus bekerja keras. 
Abdulloh juga melihat pajak parkir yang dikelola swasta melalui parkir di mall (off street) mengalami kenaikan 100 persen. 
Ia mencontohkan, secure parkir dari Rp300 juta perbulan dengan adaya kenaikan mereka kontribusinya Rp600-700 juta. 
Diketahui dalam nopen RAPBD 2019 ini, Walikota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan, Pendapatan Daerah turun 1,8 persen yakni dari semula Rp2,46 triliun menjadi Rp2,41 trilun.
“Penurunan ini didominasi oleh pos pajak daerah dan retribusi daerah, untuk pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan Lain-lain PAD yang sah mengalami kenaikan,” kata Rizal Effendi dalam nopen RAPBD 2019, tersebut. 
Penulis: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website