Penebangan Pohon Mangrove, di Alam Baru, Somber, Tanggung Jawab PLN

Senin, 23 September 2019
BALIKPAPAN-Relawan tanaman mangrove di Alam Baru, Somber, Balikpapan Barat, mengecam sikap PLN Balikpapan, melakukan penebangan, alasan pemasangan jaringan kabel.
Budiono
Anggota DPRD Balikpapan

Aksi penebangan dilakukan guna pemasangan jaringan kabel PLN di wilayah Balikpapan Barat. Aksi penebangan mangrove, disayangkan pihak relawan mamgrove, Balikpapan Barat.

Bahkan, penebangan tersebut dihentikan secara paksa, akibat tidak diindahkanya, teguran awal. Sikap, pimpinan PLN membuat geram Anggota DPRD Balikpapan, Budiono.

Di temui di kantor DPRD Balikpapan, Budiono menyampaikan, pihaknya telah berupaya menemui petinggi PLN Balikpapan, namun tak kunjung kesampaian, karena alasan kesibukan,  Senin (23/9/2019).

Menurut Budiono, penebangan mangrove dilakukan pihak PLN itu, melanggar aturan lingkungan hidup. Ditambah lagi, izin dikantongi pihak PLN hanya melakukan pemangkasan ranting pohon.

Selanjutnya, wilayah hanya berada di Balikpapan Utara dan Selatan. Sementara, wilayah Balikpapan Barat, tidak masuk dalam izin tersebut.

"Sangat disayangkan sikap PLN tidak ada i'tikad baik, dengan apa telah dilakukan. Hingga kini, pihal PLN belum dapat memberikan keterangan, dengan alasan kesibukan," ungkap Budiono.

Budiono menambahkan, sikap PLN, melakukan penebangan mangrove, khususnya di wilayah konservasi. Berlawanan dengan hukum sebagaimana diatur dalam UU nomor 27 tahun 2007 tentang,  Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, disebutkan dalam larangan pada pasal 35 huruf e, menggunakan cara dan metode yang merusak ekosistem mangrove yang tidak sesuai dengan karakteristik wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

"Sikap tersebut, diharapkan adanya niat baik pihak PLN Balikpapan, untuk mengganti pohon mangrove yang telah ditebang tersebut," tegasnya.

Penulis: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website