DPRD Balikpapan, Terima Komisi IV DPRD Batam, Bahas Ketenagakerjaan

Kamis, 3 Oktober 2019
BALIKPAPAN-Ketua Komisi IV DPRD Batam, Kepulauan Riau, Ides Mardi menyampaikan, keinginanya untuk mempelajari pengelolaan ketenagakerjaan, di Balikpapan. Pihaknya, ingin mengetahui lebih jauh tata kelolah ketenagakerjaan di Disnaker Balikpapan, Kamis (3/10/2019).

Menurutnya, kota Batam memiliki anatomi atau kemiripan dengan kota Balikpapan. Sebagai kota jasa dan industri. "Kami melihat kesamaan Batam dengan Balikpapan, ada kemiripan, sebagai kota jasa," ungkap Ides.

"Pengelolaan ketenagakerjaan kami, perlu dilakukan peningkatan. Sehingga, hal ini kami lakukan kunker ke Balikpapan, kami nilai Balikpapan memiliki tata kelola tenaga kerja, berjalan baik," kata Ketua Komisi IV DPRD Batam Ides Mardi.

Anggota DPRD Balikpapan, Wiranata Oey menerima rombongan, didampingi anggota lain, Mieke Henny, Parlindungan.

Oey menyampaikan, apresiasi kepada anggota DPRD Batam telah memilih, Balikpapan sebagai tujuan kunker, tentang ketenagakerjaan.

"Semoga apa disampaikan nanti, mendapatkan pencerahan. Agar DPRD kota Batam, dapat melaksanakan menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat," kata Oey.

Sementara Kadis Ketenagakerjaan Balikpapan, Tirta Dewi menjelaskan, pengelolaan ketenagakerjaan di Balikpapan, dinilai sangat komplek permasalahan. "Untungnya, DPRD Balikpapan telah menginisiasi perda nomor: 1 tahun 2018 tentang, penyelenggaraan ketenagakerjaan," ungkap Tirta.

"Aturan ini kami jalankan, agar tidak menyalahi aturan diatasnya. Penataan tenaga kerja dapat diaplikasi setiap bidang di Disnaker Balikpapan," katanya.

"Salah satunya, Disnaker telah membuat aplikasi berbasis online, terkait ketenagakerjaan. Mulai, dari pencaker, daftar perusahaan penerima tenaga kerja, hingga database mengenai jumlah perusahaan ada di Balikpapa, dapat di akses secara online," jelas Tirta Dewi.

Menurutnya, sinergitas antara legislatif dan pemerintaj juga menjadi penting dalam pengurus ketenagakerjaan. Mulai dari upah, perselisihan kerja hingga, alur mendapatkan pekerjaan, perlu dukungan semua pihak.

Penting juga setiap perusahaan, melaksanakan tanggung jawab sosial bagi tenaga kerja dalam peningkatan kapasitas karyawanya. "Setiap karyawanya memiliki hak untuk peningkatan kapasitas dibidangnya," bebernya.

Saat ini, sebanyak 500 lebih perusahaan dapat memberikan akses bagi pencari tenaga kerja di Balikpapan. Telah, terdaftar di Disnaker Balikpapan.

Meski demikian Firta Dewi merasa kesulitan, saat menghadapi masalah perselisihan industrial. Dikarenakan, dewan pengawas ketenagakerjaan dibawah naungan Provinsi.

Penulis: Ahmad Yani



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website