Tim 11 Geram Dengan Pertamina, 5000 lebih Tenaga Kerja Lokal Terlantar

Selasa, 3 Desember 2019
BALIKPAPAN- Sedikitnya 31 Ormas (organisasi masyarakat) tergabung dalam Tim 11 terkait, penanganan tenaga kerja lokal Balikpapan.
Pertemuan Tim 11 bersama pihak RU V Pertamina
Sejumlah Ormas ini menggelar pertemuan dengan pihak Pertamina di Balikpapan, bersama sub kontraktor melakukan mediasi. Pasalnya 3016 tenaga kerja lokal diserahkan pada, 9 Pebruari 2019 lalu, hingga kini belum mendapatkan panggilan kerja, Senin (2/12/2019) kemarin.

Penyerahan berkas tenaga kerja lokal 3016, dan Disnaker sebanyak 2716 tenaga kerja lokal sebelumnya, disaksikan dan ditanda tangani Walikota Balikpapan, Disnaker Balikpapan, Kapolres, Dandim, Danlanud, Danlanal, juga Pimpinan RDMP (rifenery development master plan) Pertamina Joko. 

Bahkan, ada 2716 tenaga kerja lokal melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Balikpapan, juga diabaikan pihak Pertamina dan sub kontraktor dalam pekerjaan  perluasan kilang RU V Pertamina Balikpapan.

Ketua Tim 11, Andin menyampaikan dari 5000 lebih tenaga kerja lokal diserahkan ke pihak Pertamina dan sub kontraktor, 21 orang diantaranya memasuki tahap seleksi juga tak kunjung memenuhi panggilan.

Untuk diketahui pertemuan ini dihadiri, 31 Ormas Koalisi tergabung dalam Tim 11, Pertamina, sub kontraktor dan pihak kepolisian Polresta Balikpapan, diwakili Kasat Intel Sarbini dan Kabag. Ops. Elvis.

Meski pihak RDMP (refinery development master plan) Pertamina, menganjurkan kepada kontraktor dan sub kontraktor untuk mempekerjakan tenaga kerja lokal, hingga kini tidak dilaksanakan.

Ironisnya banyak perusahaan terkait kontrak pekerjaan RDMP tidak memakai plang nama. Dinilai hal ini untuk menghindari pungutan pajak perusahaan, demikian disampaikan Ketua Tim 11 Andin, usai pertemuan kemarin, Senin (2/12/2019) .

Andin menegaskan, bila ada titik terang hasil dari pertemuan tersebut, pihaknya akan melaksanakan aksi massa dalam waktu dekat.

"Sementara, CSR RU V Pertamina Cecep Supriatna, tidak dapat menaggapi dari hasil pertemuan ini, mestinya ada solusi. Pihak Pertamina RDMP paling memahami apakah benar pihak Geo tidak mempekerjakan pihak warga lokal atau merekrut dari luar semua," jelas Andin.

"Termasuk memberikan informasi ketenagakerjaan lokal, jumlah terserap. Kita harus duduk bersama baik Disnaker, Tim 11, juga pihak-pihak terkait hadir dalam pertemuan ini," pungkas Andin.

"Yang lebih paham persoalan ini mestinya, dari pihak RDMP, mestinya duduk bersama mencari solusi. Kami tidak tahu apakah pekerjaa sekarang ini dari luar semua," harap Cecep Supriatna.

Penulis: Roni
Editor: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website