Pasar Pandan Sari, Sumbang PAD Rp. 1,2 Miliar

Rabu, 8 Januari 2020
BALIKPAPAN-Anggota Komisi II DPRD Balikpapan Syukri Wahid kecewa dengan potensi Pasar Pandan Sari, hanya bisa menyumbang Rp. 1,2 miliar, sementara potensi sesuai kajian, dapat mencapai Rp. 5,4 miliar pertahun.
Syukri Wahid
Anggota Komisi II DPRD Balikpapan
"Dengan perda pasar kita miliki, mestinya potensi Pasar Pandan Sari lebih besar dari sebelumnya," katanya.

Menurutnya, dari potensi Rp. 1.2 miliar masuk ke PAD (pendapatan asli daerah) hanya Rp. 500 jutaan, setelah dilakukan pemotongan, pembayaran listrik Rp. 360 juta dan gaji pegawai mencapai Rp. 200 juta.

"Tidak masuk akal bagi kami, distribusi parkir hanya menyumbang Rp. 49 juta setahun. Kalau kita kalkulasikan berapa jumlah kendaraan perhari kan ketemu nilainya, kecil sekali," ungkap Syukri.

"Kami Komisi II DPRD Balikpapan mendorong agar, pengelolaan Pasar Pandan Sari dilakukan Perasaan (perusahaan daerah) sebagaimana di daerah Jakarta dan Surabaya," urainya.

"Kami berharap agar, pemkot Balikpapan berangsur-angsur keluar, hanya bisa mengurus regulasi, treding dan pembangunannya saja," tandas Syukri Wahid.

Penulis: Yudi
Editor: Ahmad Yani

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Re Design by Raditya Designer Art - Jasa Buat Website